WORKSHOP Profesionalisme Pendidik Dalam Memanfaatkan Teknologi (Turnitin & Mendeley) Kampus Merdeka Era 5.0

Kebijakan Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM) yang diterapkan di Indonesia menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Program ini memberikan keleluasaan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi sesuai minat dan kebutuhan dunia kerja melalui pengalaman belajar yang lebih fleksibel dan kolaboratif. Dalam implementasinya, keberhasilan MBKM sangat bergantung pada profesionalisme pendidik sebagai fasilitator, pembimbing, sekaligus agen perubahan yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam mendukung kegiatan akademik.

       

Rabu, 08 Mei 2024 Profesionalisme pendidik pada era Society 5.0 tidak hanya diukur dari penguasaan materi pembelajaran, tetapi juga dari kemampuan memanfaatkan berbagai perangkat teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu bentuk pemanfaatan teknologi tersebut adalah penggunaan aplikasi Turnitin sebagai alat deteksi kesamaan karya ilmiah dan pencegahan plagiarisme, serta Mendeley sebagai perangkat manajemen referensi yang membantu proses penulisan karya ilmiah secara sistematis dan sesuai kaidah akademik. Penggunaan kedua aplikasi ini menjadi penting dalam mendukung budaya akademik yang menjunjung tinggi integritas, kejujuran ilmiah, dan kualitas publikasi.

Berdasarkan uraian tersebut, penting untuk mengkaji profesionalisme pendidik dalam memanfaatkan teknologi, khususnya Turnitin dan Mendeley, dalam mendukung implementasi Kampus Merdeka di era Society 5.0. Kajian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peran teknologi dalam meningkatkan kompetensi pendidik, kualitas pembelajaran, serta penguatan budaya akademik yang sesuai dengan tuntutan pendidikan tinggi masa kini dan masa depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *